Hello mom blogger,
Kenapa seorang mom cocok menulis di blog? Karena banyak inspirasi yang melekat pada peran sebagai ibu/mom. Sepakat ya, menjadi seorang mom atau ibu sungguh anugerah megah dari Sang Kuasa. Bukan hanya karena dianugerahi buah hati terkasih, mom punya seabrek kegiatan baru dampak dari peran baru yang disandangnya. Stop, jangan dulu berprasangka akan side effectnya. Thats why banyak kegiatan 'baru' mom yang bisa jadi inspriasi tulisan/konten.
6 Alasan Mom Cocok Menulis Blog
1. Mengalirkan Rasa
Menjadi mom tentu berjuta rasanya. Menjalani peran baru dengan seabrek kegiatan yang belum pernah dikerjakan sewaktu masih belum punya anak. Seperti hamil, melahirkan, merawat bayi, mengasuh balita, bermain dengan anak, membersamai anak SD, bersahabat dengan anak remaja dan seterusnya. Perjalanan seorang mom tentu panjang dengan beragam tantangan.
Terlebih untuk seorang full time mom yang seharian aktivitasnya mengasuh dan membersamai anak. Beragam rasa menyapanya, mulai dari gembira, semangat, terkejut, lelah, bosan hingga panik. Kesemuanya mengandung cerita yang perlu alirkan agar rasanya tidak bertumpuk dalam dada. Mom jadi sehat secara mental, kan?
2. Menyalurkan 20.000 kata
Banyak ahli jiwa berpendapat, perempuan memiliki kebutuhan untuk menyalurkan 20.000 kata setiap harinya. Sementara laki-laki hanya sanggup menyalurkan 2000 – 3000 kata per hari. Blog bisa menjadi media penyaluran kebutuhan perempuan tersebut dengan tepat.
Mom bisa menyalurkan dengan lebih positif daripada melampiaskannya dengan mengomeli anak atau suami. Curhat pada teman perempuan, bisa kurang tepat dan bisa jadi beresiko. Menjadikan tulisan/konten di blog adalah langkah penyaluran kata yang bijak.
3. Mom Bisa lebih Mindful
Tak terbantahkan,
menulis adalah salah satu jalan refleksi yang tepat. Terlebih apa yang dituliskan merupakan kegiatan yang ia sendiri lakukan. Demikian, tulisan tersebut merupakan refleksi dari apa yang telah dilakukan. Mom jadi mindful dan lebih berkesadaran dalam menjalani perannya.
4. Mencatat Portfolio Anak
Blog bisa menjadi rekam jejak/data pengasuhan. Mencatat perkembangan buah hati secara berkala. Sekaligus membagikan poin-poin parenting waktu ke waktu. Catatan perkembangan ini bisa menjadi media kenangan sekaligus refleksi yang penting dalam tahap tumbuh kembang anak.
5. Mengikat Ilmu
Ikatlah ilmu dengan tulisan. Nasehat berfaedah itu menjadi motivasi kuat seorang mom perlu menulis blog. Menjalani peran sebagai ibu tentunya butuh ilmu parenting yang tak sedikit dan tak hanya hari ini. Ibu yang baik pastinya terus menerus menimba ilmu mengiringi perkembangan jaman. Baik itu ilmu yang didapat dari media belajar daring, dari komunitas, dari guru agama dan lain sebagainya. Menulis kembali bekal ilmu yang didapat adalah cara yang tepat mengikat ilmu. So, mom teruskan menulis ya!
6. Mom Jadi Lebih Produktif
Kemampuan menulis yang terus membaik dan rajin bisa menjadi lahan tepat untuk seorang ibu menjadi produktif. Bila dipelajari dan dikerjakan dengan kesungguhan. Tulisan yang dibuat bukan hanya sekadar curhat namun bisa menjadi ladang cuan.
Kok bisa? Konten tulisan kita bisa berdaya jual bila memenuhi persyaratan, lho! Bagaimana caranya mom bisa
belajar bareng ProMomblogger! Belajar ngeblog dengan kesungguhan hingga menghasilkan cuan. Gimana, mau kan mom?!
Posting Komentar